Usai Kongreswil, MIO NTB Kunjungi Sesaot, Referensi Untuk Bangun Gagasan Pariwisata Daerah

Mataram, NARASIMEDIA.NET – Rombongan Media Independen Online Indonesia (MIO) Provinsi Nusa Tenggara Barat mengunjungi Destinasi Wisata Sesaot di Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, pada Sabtu (24/05/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kongres Wilayah (Kongreswil) I DPW MIO Indonesia NTB.
Ketua Panitia Kongreswil I, Syuryadin, menyampaikan bahwa pada hari Jumat (23/05), MIO NTB telah sukses melaksanakan kongres wilayah pertama. Dalam forum tersebut, Feryal Mukmin Pratama kembali terpilih sebagai Ketua DPW MIO Indonesia Provinsi NTB.
“Alhamdulillah, Kongreswil berjalan lancar. Kunjungan ke Sesaot ini kami rancang sebagai bagian dari agenda kongres untuk memberikan pengalaman langsung kepada para peserta,” ujar Syuryadin, yang akrab disapa Surya Ghempar.
Ia menjelaskan, pemilihan Destinasi Wisata Sesaot sebagai lokasi kunjungan bukan tanpa alasan. Para peserta kongres berasal dari berbagai daerah di NTB, termasuk Bima, Dompu, dan Sumbawa Barat. Dengan melihat langsung pengelolaan wisata di Sesaot, diharapkan para peserta dapat membawa pulang ide-ide inspiratif untuk dikembangkan di daerah masing-masing.
“Ini menjadi oleh-oleh penting bagi teman-teman MIO dari Pulau Sumbawa. Sesaot memiliki daya tarik dan pengelolaan yang bisa dijadikan contoh,” tambahnya.

Di hari kedua Kongreswil, kegiatan juga dimanfaatkan untuk memperkuat promosi destinasi wisata lokal di Lombok Barat. Ketua DPW terpilih, Feryal Mukmin Pratama, menyebut kunjungan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan mempererat solidaritas antaranggota MIO se-NTB.
“Kongres kemarin cukup padat, jadi hari ini kita manfaatkan untuk refreshing. Kegiatan ini juga memberi gambaran tentang pengembangan pariwisata di Lombok,” ujar Feryal.
Ia menilai, pengembangan pariwisata di Pulau Sumbawa masih memerlukan dorongan dan inovasi. Karena itu, konsep pengelolaan yang diterapkan di destinasi seperti Sesaot dapat menjadi contoh untuk ditiru.
“Saya harap teman-teman dari Bima, Dompu, dan Sumbawa bisa mendiskusikan konsep tata kelola wisata yang baik di daerah mereka. Pariwisata yang berkembang akan berdampak pada peningkatan ekonomi, pengurangan pengangguran, dan tumbuhnya UMKM,” ungkapnya.
Feryal optimistis, bila konsep ini dibawa ke tingkat diskusi bersama masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah, maka akan lahir kesadaran bersama untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan daerah.
“Kalau dikelola dengan baik, pariwisata kita bisa naik kelas, dari level lokal menjadi nasional bahkan internasional,” pungkas Feryal yang juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Media Siarpost.com. (Red)

