Modus Penipuan dan Investasi Bodong Marak Jelang Lebaran
MATARAM, NARASIMEDIA.NET – Menjelang pra Idul Fitri 1446 Hijriah kemarin, terungkap berbagai modus bisnis bodong yang marak beredar. Beragam penawaran yang menjanjikan keuntungan besar menggoda banyak orang, hal ini menjadi bias yang menggiurkan terutama karena momen Hari Raya yang sering kali memerlukan kondisi keuangan yang kuat.
Para pelaku bisnis bodong ini memanfaatkan situasi tersebut dengan menawarkan investasi atau peluang usaha yang terlihat menggiurkan. Modus-modus cukup beragam, meskipun awalnya menjanjikan keuntungan besar, namun pada akhirnya banyak yang tertipu dan mengalami kerugian besar, karena usaha tersebut tidak memiliki dasar yang sah atau tidak dapat dipertanggungjawabkan. berikut beberapa modus bisnis yang sempat beredar jelang hari raya Idul Fitri 2025 kemarin :
Pinjaman Online Ilegal : Pinjaman online ilegal sering kali menawarkan proses cepat tanpa syarat rumit, menarik minat banyak orang yang membutuhkan dana segera setelah Lebaran. Modus ini sering datang melalui pesan singkat atau media sosial.
Investasi Bodong Penawaran investasi dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat sangat menggoda, namun sering kali merupakan skema piramida atau Ponzi yang merugikan. Satgas PASTI mencontohkan kasus terbaru seperti World Pay One (WPONE) yang sudah dinyatakan ilegal sejak Januari 2025. Masyarakat diminta untuk selalu mengecek izin operasional investasi melalui OJK.
Phishing Modus phishing dilakukan dengan mengirimkan tautan atau situs palsu yang meminta data pribadi, seperti kata sandi dan informasi keuangan. Penipu sering menyamar sebagai lembaga keuangan resmi. Untuk menghindari hal ini, pastikan untuk tidak mengklik tautan mencurigakan dan hanya mengakses situs yang terverifikasi.
Impersonation (Penyamaran) Penipuan dengan cara menyamar sebagai lembaga keuangan atau pihak berwenang juga banyak terjadi. Penipu akan menggunakan logo atau identitas lembaga resmi untuk meyakinkan korban. Jika Anda menerima komunikasi yang mengatasnamakan lembaga tertentu, pastikan untuk memverifikasi langsung melalui saluran resmi.
Penipuan Lowongan Kerja Paruh Waktu Menjelang Lebaran, banyak orang mencari penghasilan tambahan, namun beberapa tawaran pekerjaan paruh waktu ternyata adalah penipuan. Penipu biasanya meminta biaya pendaftaran atau informasi pribadi. Waspadai penawaran yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, dan hindari memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas.
Tips Menghindari Penipuan:
- Jangan klik tautan dari sumber yang tidak jelas.
- Pastikan untuk selalu memeriksa legalitas pinjaman atau investasi di situs resmi OJK.
- Hindari memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.
- Laporkan aktivitas mencurigakan ke OJK melalui nomor 157 atau situs http://iasc.ojk.go.id.
Dengan meningkatkan kewaspadaan, masyarakat dapat melindungi diri dari berbagai penipuan yang mungkin terjadi. Jangan mudah tergiur dengan tawaran yang tampak menggiurkan, dan selalu pastikan kebenaran informasi sebelum mengambil tindakan.
(RED)

