HEADLINENTBTERKINI

Banjir di Wera, Anggota DPRD NTB M. Aminurlah Soroti Deforestasi Akibat Swasembada Jagung

Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Fraksi PAN, Muhammad Aminurlah

MATARAM, NARASIMEDIA.NET – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Fraksi PAN, Muhammad Aminurlah, menyampaikan belasungkawa atas musibah banjir bandang yang melanda Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, pada Minggu, 2 Februari 2025. Banjir tersebut menghanyutkan sejumlah rumah dan menyebabkan enam warga Desa Nanga Wera dilaporkan hilang. Hingga kini, proses pencarian masih berlangsung.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di Kecamatan Wera,” ujar Aminurlah saat ditemui di Kantor DPRD NTB, Senin, 3 Februari 2025.

Curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir mengakibatkan luapan sungai hingga merendam permukiman warga. Dampaknya, sejumlah infrastruktur vital terganggu, termasuk pemadaman listrik akibat meledaknya satu gardu di sekitar jembatan Desa Nanga Wera. Untuk mengantisipasi banjir susulan, sebagian warga telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

“Insya Allah, dalam waktu dekat kami akan turun langsung ke Wera untuk melihat kebutuhan mendesak yang bisa segera dibantu,” tambahnya.

Aminrulah juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan menjaga keselamatan diri. Selain itu, ia menyoroti dampak program swasembada jagung yang menyebabkan deforestasi di Bima.

“Kerusakan hutan ini harus dievaluasi. Fungsi hutan harus dikembalikan seperti semula,” tegasnya.

Menurutnya, upaya reboisasi sangat penting untuk mengembalikan keseimbangan lingkungan. “Kita harus menjaga hutan dan melakukan penghijauan kembali. Tidak bisa dibiarkan rusak terus-menerus,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nanga Wera, Umar, membenarkan bahwa enam warganya masih belum ditemukan. Mereka adalah Ibrahim Sandu (80), Haikal (5), Aryani (32) beserta bayinya yang berusia (10 bulan), serta Juliani (30) bersama anaknya Aisyah (3).

“Enam warga Dusun Karuwu masih dalam pencarian,” ujar Umar.

Per hari ini, selasa (4/2) jumlah korban jiwa kembali bertambah atas nama Irma (40) warga Desa Wora (RED,)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *