Pengurus Beasiswa Cendekia Indonesia Temui Rektor IAHN Mataram, Diskusikan Prospek Akademis Untuk Para Generasi Muda

Mataram, NARASIMEDIA.NET – Pengurus Beasiswa Cendekia Indonesia (BCI) bersilaturahmi dengan Rektor Institut Agama Hindu (IAHN) Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd, di Ruang Rektor IAHN, Jumat, 3 Januari 2025.
Dalam pertemuan hangat tersebut, Desak Yoni sebagai Ketua Yayasan BCI menjelaskan bahwa organisasi mereka ini adalah organisasi yang menjembatani anak-anak berprestasi agar bisa menyelesaikan pendidikan nya dengan baik dan cepat serta unggul dengan bantuan pendanaan yang terukur dan berkualitas.
Karena sekarang realitasnya, banyak kasus terjadi dimana seorang anak telah mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi namun ternyata harus kandas karena tidak pernah dikontrol dan dijaga kualitas belajar nya.
“Karena itu, misi utama yayasan kami ini adalah untuk bagaimana menjaring para siswa yang berprestasi secara akademi namun memiliki kekurangan dalam bidang finansial terutama biaya hidup untuk kemudian bisa mengakses beasiswa pendidikan lalu melakukan pemantauan secara berkala tentang pendidikan dan kehidupan siswa tersebut”, jelas Desak.
Wanita yang sedang menempuh S3 ini juga mengatakan bahwa mereka juga akan memikirkan akses pendidikan selanjutnya bagi siswa atau mahasiswa yang mereka hendel dengan membuka jejaring dan relasi seluas-luasnya.

“Kami mencanangkan di program beasiswa kami adalah ada program orang tua asuh yang dapat menjembatani siswa kurang mampu dan para dermawan yang bersedia menjadi orang tua asuh bagi siswa atau mahasiswa yang kurang mampu”, ucapnya di Depan Rektor.
Sementara itu Rektor IAHN, Prof Wayan Wirata mengapresiasi langkah inovasi yang diambil oleh teman-teman pengurus BCI dan akan sebisa mungkin membantu sesuai tupoksinya.
Menurutnya, beasiswa seharusnya dikelola secara baik dan dimanfaatkan oleh para siswa atau mahasiswa untuk benar-benar meraih kesuksesan dalam dunia pendidikan.
“Kehadiran lembaga atau yayasan seperti ini dengan inovasi orang tua asuh merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan fungsi beasiswa dan membantu lembaga pendidikan meningkatkan kualitas dari lulusannya”, tandasnya. (Red)

