HEADLINENTBTERKINI

Dinilai Maladministrasi, Aktivis Desak Camat Madapangga Anulir Panitia terpilih Seleksi Perangkat Desa

Syuryadin, pelopor Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Madapangga (IMPM).

Kabupaten Bima, NARASIMEDIA.NET || Panitia penjaringan dan penyaringan seleksi tiga perangkat Desa Madawau, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) 2024, dinilai bermasalah dan diminta untuk dianulir oleh Camat.

Permintaan pembatalan ini disampaikan karena pembentukan panitia dilakukan secara tertutup dan keanggotaannya tidak melibatkan tokoh masyarakat, agama, atau pendidik sebagaimana diatur dalam perundang-undangan yang berlaku. Sebaliknya, panitia diisi oleh Ketua Tim Penggerak PKK yang merupakan istri Sekdes, serta perangkat desa lainnya seperti Sekdes, Bendahara Desa, dan Kepala Dusun.

“Ya, dari lima orang panitia, satu di antaranya adalah istri Sekdes, sementara empat lainnya adalah perangkat desa,” ungkap Syuryadin, pelopor Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Madapangga (IMPM), Minggu (20/10).

Menurut Syuryadin, informasi terkait susunan panitia terungkap setelah Ketua BPD memposting di akun Facebooknya. Hal ini memicu Syuryadin untuk menelusuri proses penjaringan perangkat desa tersebut. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, ditemukan berbagai dugaan kejanggalan, termasuk pembentukan panitia yang tidak transparan serta minimnya sosialisasi kepada masyarakat. Bahkan, tiga calon peserta seleksi sudah ditetapkan tanpa adanya informasi sebelumnya.

“Menurut saya, sudah tidak ada alasan lagi bagi Camat untuk tidak menganulir panitia yang cacat yuridis ini. Seleksi besok harus ditunda hingga panitia baru yang lebih demokratis terbentuk. Jika tidak, kami tidak bertanggung jawab atas potensi instabilitas yang mungkin terjadi di Desa Madawau. Terlebih lagi, BPD sendiri tidak mengetahui proses yang telah berlangsung,” tegas Syuryadin. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *